Bukan hanya manusia yang bisa stres, ayam ternak pun bisa mengalami hal yang sama apabila kondisi tempat tinggalnya tidak sesuai. Mengetahui ciri-ciri dan penyebab ayam stress memungkinkan Anda untuk memberikan penanganan secepat mungkin agar produktivitas ayam tidak menurun drastis.
Lantas, apa saja faktor yang membuat ayam stress? Hal itu bisa disebabkan oleh kandang yang tidak nyaman, proses transportasi DOC, pola makan, dan masih banyak lagi. Ayam yang sedang stres menyebabkan penurunan produksi telur dan berat badan.
Supaya Anda diselamatkan dari kerugian tersebut, alangkah baiknya memahami berbagai penyebab ayam broiler dan ayam petelur stres serta cara mencegahnya pada artikel sebagai berikut.
Jika Anda tertarik dengan produk DOC ayam berkualitas yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat untuk menghadapi berbagai jenis penyakit, kami merekomendasikan bibit ayam PPG.
Apa Itu Ayam Stress?
Seluruh unggas dapat mengalami stres yang berkepanjangan, khususnya ayam. Stres akan memicu perubahan perilaku, produktivitas menurun serta imunitas melemah. Akibatnya, ayam rentan terserang berbagai macam penyakit.
Anda bisa mengenali gejala stres pada ayam dari perilaku yang tak biasa, seperti ayam mondar-mandir tanpa arah, rasa gelisah dan ketidaknyamanan, hingga peningkatan agresi. Ayam yang stres dapat berlaku kanibal dan melukai ayam lainnya.
Ketika Anda mendapatkan gejala-gejala tersebut pada ayam ternak Anda, segera lakukan penanganan yang tepat.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit-penyakit ayam, cek artikel berikut ini “Waspadai 7 Penyakit Ayam Broiler Berbahaya Ini!“.
Gejala Ayam Stress
Di samping yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa gejala klinis pada ayam broiler dan ayam petelur yang sedang stres. Apabila ayam ternak Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, bisa dikatakan kalau ayam butuh perhatian lebih lanjut:
- Feses berair dan lembek
- Sesak napas
- Ayam sering menyendiri
- Produksi telur menurun signifikan
- Bentuk telur tidak normal
- Ayam lesu dan gelisah
- Peningkatan agresi
- Bulu mudah rontok
- Nafsu makan menurun
- DOC sering minum
Apa yang Menyebabkan Stress Pada Ayam?
Ayam merupakan unggas yang mudah stres, oleh karena itu dibutuhkan perawatan dan perhatian khusus dalam menjaganya agar tetap nyaman. Untuk memudahkan identifikasi penyebab ayam stres, kenali dulu beberapa faktor pemicunya di bawah ini:
1. Stress karena Pemotongan Paruh (Debeaking)
Debeaking memang bagus untuk menjaga kondisi hidup ayam ternak, khususnya untuk menghindari kanibalisme. Tetapi pemotongan paruh tidak boleh dilakukan sembarangan.
Ayam bisa stres apabila debeaking dilakukan oleh orang yang kurang berpengalaman. Pastikan proses ini hanya dilakukan pada ayam yang berusia 8-10 dengan cepat. Setelah itu, beri vitamin C dan K pada air minum untuk mempercepat penyembuhan.
2. Stress akibat Proses Transportasi
Untuk memindahkan DOC ayam dari tempat penetasan telur ke peternakan, diperlukan proses transportasi yang mungkin cukup jauh dan memerlukan waktu yang lama. Proses ini dapat membuat ayam menjadi stres karena banyaknya goncangan, suara yang bising, dan perubahan suasana.
Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda bisa memberi DOC ayam air minum yang telah dicampur gula aren sebanyak 50-80 gram dan vitamin c sebanyak 1 gr untuk 1 liter air. Air ini bisa diberikan 24 jam sebelum proses transportasi. Sedangkan untuk ayam dewasa, Anda bisa memberi vitamin elektrolit 2 hari sebelum proses transportasi dan 2 hari sesudahnya.
3. Stress akibat Bibit Kurang Berkualitas
Ketika Anda membeli bibit atau DOC dari penjual, pastikan memilih penjual profesional dan terpercaya. Belilah DOC yang mempunyai kualitas tinggi dan dihasilkan dari keturunan yang produktivitasnya tinggi.
Perhatikan pula karakter dari bibit yang dibeli. Terkadang ada karakter tertentu yang membuat ayam sulit atau mudah dirawat, itu yang akhirnya memengaruhi ayam rentan stres atau tidak.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai tips memilih bibit ayam berkualitas, cek artikel berikut ini “Mau Beli DOC Ayam? Pahami Tips dan Trik ini agar Tak Rugi!‘.
4. Stress karena Kandang
Ayam membutuhkan kandang pemeliharaan yang sesuai supaya terhindar dari stres. Kandang yang dibangun di tempat bising atau dekat dengan habitat predator akan memicu stres pada ayam. Untuk itu, pilihlah tempat yang jauh dari pusat kebisingan.
Bangun kandang dengan luas yang sesuai dengan jumlah populasi ternak. Hindari mengisi kandang hingga melebihi kapasitas, jika tidak ingin ayam stress akibat overcrowding.
Pastikan kandang berada dekat dengan mata air dan mudah dijangkau oleh moda transportasi darat untuk memudahkan perawatan.
5. Stress karena Penggantian Pakan yang Digunakan
Jika Anda ingin mengubah pakan ayam yang Anda gunakan, Anda perlu berhati-hati. Ayam bisa stress jika ada perubahan rasa antara pakan yang lama dan yang baru. Hal ini cukup berbahaya karena bisa membuat nafsu makan ayam Anda menurun.
Untuk itu, Anda bisa mengganti pakan secara bertahap. Sebagai contoh, Anda bisa mencampurkan antara pakan lama dan baru dengan komposisi pakan lama yang lebih banyak. Namun seiring berjalannya waktu, kurangi komposisi pakan lama secara bertahap.
6. Stress karena Panas (Heat Stress)
Kandang ayam ternak harus mempunyai suhu yang sesuai dengan temperatur nyaman ayam. Apabila kandang tidak memiliki sirkulasi yang lancar, panas yang dihasilkan tubuh ayam akan terjebak dan membuat suhu di dalamnya meningkat.
Jika dibiarkan secara terus-menerus, ayam akan cepat stres, bahkan mengancam keselamatan ayam itu sendiri. Sudah banyak kasus di mana peternak ayam merugi akibat kematian yang disebabkan oleh stres panas.
7. Stress karena Proses Vaksinasi
Pada saat proses vaksinasi, ayam akan dipegang untuk diberi suntikan vaksin. Hal ini dapat menyebabkan ayam stres, terlebih jika petugas memegang ayam dengan kasar.
Sebagai bentuk pencegahan, Anda bisa memberikan vitamin elektrolit pada ayam pada 2 hari sebelum proses vaksinasi akan dijalankan.
Baca Juga: Tetelo pada Ayam, Gejala, Penyebab, hingga Pencegahan
Tips Cara Mencegah Ayam Stress
Penyebab ayam stres tidak hanya diakibatkan oleh kondisi lingkungannya saja, bisa juga disebabkan oleh pemberian perlakukan yang tidak tepat. Agar ayam ternak Anda sehat dan tidak rentan stres, gunakan beberapa tips di bawah ini:
- Pastikan memberikan kandang yang nyaman, yaitu harus ada penghangat, lampu, dan kipas. Selain itu, kurangi kepadatan ayamnya supaya udara di sekitarnya tidak terlalu panas dan terhindar dari masalah ayam stress.
- Lingkungannya harus benar-benar nyaman. Jadi, leingkungan kandang sebisa mungkin jauh dari keramaian manusia karena mereka akan merasa terancam saat lingkungannya terlalu berisik. Pastikan kondisinya benar-benar tenang sehingga mereka bisa terbebas dari masalah ini.
- Berikan waktu untuk mendiamkannya selama beberapa menit. Ini penting dilakukan setelah Anda membeli bibit DOC dari jarak yang jauh. Jika peternak tidak melakukannya, ini bisa menyebabkan ayam stress.
- Berikan vitamin secara rutin karena vitamin mempengaruhi faktor psikologis dan fisiknya. Selain membuat sistem imun meningkat, vitamin bisa menjadikan pertumbuhan serta perkembangannya menjadi sempurna. Maka dari itu, vitamin adalah hal yang sangat penting.
- Untuk meminimalisir terjadinya heat stres, berikan vitamin C secara rutin karena vitamin C efektif menjaga kondisi ayam dari iklim yang buruk.
- Berikan makanan sesuai kebutuhan nutrisinya karena setiap fase perkembangannya itu membutuhkan nutrisi yang berbeda. Tekstur yang halus, cocok sekali untuk makanan bibit DOC supaya mudah dicerna. Selain itu, bisa juga berikan air dingin.
Dampak Stress Pada Ayam
Merawat ayam ternak memang tidak mudah, Anda akan menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah menjaga agar DOC tidak mudah stres.
Ayam yang stress akan memproduksi hormon kortikosteron. Hormon yang berasal dari kelenjar adrenal tersebut merupakan obat alami bagi ayam untuk mengurangi rasa stres. Tetapi ada efek samping yang bisa mengancam kesehatan ayam itu sendiri. Ayam akan melepaskan glukosa ke dalam sistem peredaran darah saat merasa stres.
Itu akan menurunkan cadangan gula di dalam otot dan hati ayam, sehingga terjadi perubahan sistem hormon. Usus bisa mengalami perubahan tingkat pH dan memicu ketidakseimbangan mikroorganisme.
Risikonya ayam akan mudah terserang berbagai penyakit pencernaan. Perubahan hormon juga mampu meningkatkan produksi zat radikal bebas di dalam tubuh, sehingga pasokan oksigen ke dalam tubuh ayam ikut terganggu.
Cara Mengatasi Ayam Stress
Setelah mengenali gejala dan penyebab stres pada ayam, penting bagi Anda untuk memahami upaya-upaya penanganannya. Mari lakukan beberapa upaya berikut agar ayam lebih sehat dan mempunyai produktivitas yang tinggi:
1. Merawat Kondisi Kandang
Sudahkah Anda membangun kandang yang memenuhi standar peternakan ayam? Standar kandang yang dimaksud adalah mempunyai penghangat, lampu, ventilasi, kipas dan aman dari serangan udara dingin maupun panas.
Atur pula kapasitas ayam untuk setiap kandang. Pastikan sirkulasi udaranya lancar dan panas tubuh ayam dapat dikeluarkan dengan baik.
2. Beri DOC Waktu untuk Beradaptasi
Selanjutnya, Anda bisa mendiamkan DOC yang baru dibeli. DOC yang baru melakukan perjalanan jauh dalam kondisi stres. Biarkan DOC beradaptasi selama beberapa menit, lalu berikan larutan gula sebelum masuk ke kandang peternakan.
Stres pada ayam bukanlah sesuatu yang bisa dihindari, namun Anda bisa memberikan perlakukan yang tepat untuk mengurangi stres. Ayam stress juga bisa akibat karakter pada DOC yang kurang berkualitas.
Itulah pentingnya Anda membeli DOC dari peternakan terbaik. DOC yang unggul mempunyai karakter yang mudah dirawat dan tidak mudah stres, sehingga produktivitasnya tidak terganggu.
Baca Juga : Asites pada Ayam: Penyebab hingga Penanganan
Kesimpulan
Ayam stress di kandang berdampak buruk untuk hasil ternak. Peternak harus mencegahnya sejak dini supaya ayam-ayamnya tidak stress. Pencegahan sedini mungkin bisa membuat ternak terhindar dari stress dan bisa memberikan hasil yang maksimal. Peternak juga perlu mengetahui karakteristik ayam stress supaya bisa segera diatasi.
Jika Anda mencari perlengkapan ternak dan ingin berkonsultasi masalah ternak, PT Putra Perkasa Genetika (“PPG”) adalah solusinya. PPG merupakan pembibit unggas Indonesia yang sudah berkelas dunia. PPG mengkombinasikan teknologi modern, ahli dibidang pembibitan, dan pengalaman bertahun-tahun untuk dapat menghasilkan unggas dengan kualitas tinggi. Jika Anda tertarik dengan produk DOC ayam broiler, DOC ayam kampung, atau produk peternakan lainnya, silakan kunjungi halaman produk PPG.




